
Setelah sukses menyelenggarakan pelatihan fondasi tata kelola jurnal, Rumah Jurnal Citra Air Nusantara (CAN) kembali menggelar Online Workshop 10JP tingkat lanjutan. Workshop bertajuk “Penguatan Metadata, DOI Crossref, ORCID, References, Issue Management, Arsip Terbitan, Indeksasi, dan Simulasi Evaluasi Diri ARJUNA” ini dilaksanakan pada hari Kamis, 9 Juli 2026, pukul 19.00–23.00 WIB melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini dirancang khusus bagi para pengelola jurnal ilmiah di Indonesia yang berbasis Open Journal Systems (OJS) 3.5, dengan fokus utama mempercepat kesiapan jurnal menuju akreditasi SINTA (Scienctific and Technology Index).
Profil Narasumber

Kegiatan ini dipandu oleh Miftakhur Rohmah sebagai moderator dan diisi langsung oleh Abdul Rahman, M.Kom. Direktur Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara. Beliau merupakan Dosen sekaligus Peneliti di Program Studi Informatika, dan telah berpengalaman menjadi Pengelola Jurnal di Universitas Baturaja sejak tahun 2019.
Dari sisi latar belakang pendidikan, beliau memegang gelar Diploma Ilmu Komputer dari Universitas Maha Karya Asia, Sarjana Ilmu Komputer (S.Kom) dari Universitas Amikom Yogyakarta, serta Magister Ilmu Komputer (M.Kom) dari Universitas Budi Luhur Jakarta. Saat ini, beliau berstatus sebagai kandidat Doktor (Dr. Cand.) Ilmu Komputer di Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Keahlian beliau sangat relevan dengan pengembangan jurnal, mencakup Machine Learning untuk Pendidikan, Data Mining & Data Science, Research & Academic Writing, hingga Pengembangan Sistem OJS.
Antusiasme dan Jangkauan Peserta



Workshop ini mendapatkan sambutan luar biasa dari ratusan akademisi, dosen, dan praktisi pengelola jurnal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian di seluruh Indonesia. Berdasarkan data absensi resmi, tercatat lebih dari 360 peserta aktif yang berpartisipasi. Peserta berasal dari institusi seperti Universitas Udayana, Universitas Jember, Universitas Pattimura, Universitas Gadjah Mada, Universitas Syiah Kuala, hingga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kehadiran ratusan peserta ini menegaskan kebutuhan tinggi akan panduan teknis yang praktis dan berorientasi hasil.
Peta Materi Lanjutan: Berbasis Praktik dan Luaran
Workshop 10 JP ini menggunakan prinsip kelas praktis. Setiap sesi diakhiri dengan checklist praktik, di mana peserta disarankan membuka dasbor OJS masing-masing saat sesi berlangsung. Alur pelatihan disusun dalam enam blok kerja utama yang saling terhubung:

- Audit Awal: Pengecekan kesiapan menyeluruh sebelum proses akreditasi.
- Metadata: Penguatan identitas digital artikel di OJS.
- DOI Crossref: Konfigurasi dan registrasi pengenal unik permanen.
- ORCID & References: Menghubungkan identitas penulis dan sitasi referensi.
- Issue & Arsip: Penataan konsistensi keberkalaan terbitan.
- ARJUNA: Simulasi evaluasi diri dan pengumpulan bukti pendukung.
Benefit Member (Umum vs Prioritas)
Panitia memberikan apresiasi berupa kelengkapan fasilitas belajar yang dibagi menjadi dua jenis kepesertaan:
| UMUM | PRIORITAS |
| – E-Sertifikat Bernama – Materi Kegiatan (PDF) – Akses Komunitas WhatsApp | – Undangan Online Workshop – E-Sertifikat Bernama – Materi Kegiatan (PDF) – Video Rekaman Materi – Template Jurnal JKIT – Rekap Kehadiran – Akses Komunitas WhatsApp |
Rangkuman Materi Workshop
Materi dipaparkan secara intensif dan runtut, berikut adalah poin-poin penting dari setiap modul pelatihan:
1. Audit Awal Kesiapan Jurnal Menuju SINTA

Sesi pertama menekankan pentingnya pemeriksaan cepat kesiapan jurnal asesor. Poin kunci audit awal meliputi empat aspek:
- Tersedia: Halaman kebijakan, dokumen, atau tautan harus benar-benar ada.
- Dapat ditemukan: Menu dan navigasi website harus jelas, tidak tersembunyi.
- Konsisten: Isi website, metadata OJS, file PDF galley, isu, dan DOI tidak boleh saling bertentangan.
- Dapat dibuktikan: Setiap klaim akreditasi harus memiliki link, screenshot, SK, atau dokumen pendukung yang valid.
Peserta diajarkan untuk tidak langsung masuk ke borang, tetapi mulai dari bukti fisik yang bisa dilihat oleh publik dan asesor.
2. Penguatan Metadata Artikel pada OJS 3.5

Modul kedua mengupas tuntas metadata sebagai identitas digital artikel yang dibaca oleh mesin pengindeks. Peserta diajarkan mengaudit lima lapisan metadata: Title & Abstract, Contributors (penulis/afiliasi/ORCID), References (daftar pustaka), Galleys (PDF final), dan Issue Metadata. Penekanan diberikan pada konsistensi: metadata di OJS wajib sama persis dengan yang tertulis di file PDF Galley.
3. Praktik DOI Crossref pada OJS

Sesi teknis ini membahas Digital Object Identifier (DOI) sebagai identitas permanen artikel ilmiah. Materi mencakup konfigurasi struktur DOI yang baik (Prefix resmi + Suffix unik), aktivasi Crossref Manager Plugin, proses Export XML, hingga metode Deposit Metadata.
Peserta diajarkan cara membaca pesan error registrasi DOI (seperti error 401 Unauthorized, Duplicate DOI, atau Prefix rejected) sebagai petunjuk perbaikan, bukan sekadar kegagalan. Aturan emas yang ditekankan: Jangan deposit DOI sebelum metadata, PDF galley, isu, dan tanggal publikasi benar-benar final.
Alur Registrasi dan Deposit DOI Crossref.
4. Penguatan ORCID, References, dan Indeksasi

Modul ini membahas keterhubungan artikel dalam ekosistem sitasi internasional. Topik utama meliputi:
- ORCID: Integrasi identitas unik peneliti untuk disambiguasi nama penulis.
- References & Citation Linking: Daftar pustaka wajib rapi, konsisten (menggunakan Reference Manager seperti Mendeley/Zotero), dan dilengkapi DOI referensi bila ada.
- Metadata Pendukung Indeksasi: Satu artikel membutuhkan paket metadata lengkap (Hak Cipta/Lisensi, Funding info, subjek, dll.), bukan hanya judul dan PDF.
5. Issue Management dan Arsip Terbitan

Isu yang rapi adalah bukti keberkalaan dan profesionalitas jurnal. Sesi ini mengajarkan arsitektur penerbitan yang ideal:
- Volume/Nomor/Tahun: Harus urut, sesuai frekuensi terbit, dan sama di cover issue, PDF, dan DOI.
- Tampilan: Daftar Isi (TOC) harus memudahkan pembaca; Cover issue cukup sederhana dan informatif; File PDF harus terbuka dengan nama “PDF”.
- Audit Back Issues: Prioritas penataan arsip dua tahun terakhir.
6. Klinik Borang ARJUNA (Simulasi Evaluasi Diri)

Sesi penutup adalah simulasi evaluasi diri menggunakan delapan unsur instrumen akreditasi nasional. Peserta diajarkan logika berpikir asesor: Setiap klaim nilai pada borang harus memiliki matriks bukti pendukung yang kuat dan mudah diverifikasi. Luaran dari sesi ini adalah peta rencana tindak lanjut (RTL) 7–30 hari, seperti revisi Publication Ethics, perbaikan metadata 10 artikel terbaru, dan validasi ulang DOI yang error.






Mari Bergabung di Komunitas Pengelola Jurnal Ilmiah!
Jurnal yang siap menuju SINTA adalah jurnal yang konsisten dalam bukti, metadata, DOI, isu, arsip, dan tata kelolanya.
Dapatkan informasi jadwal kelas interaktif berikutnya, panduan teknis mendalam, tips optimasi alur kerja editorial, serta strategi integrasi indeksasi jurnal nasional dan internasional melalui saluran resmi kami:



